Nyepele-in, What’s that Really Mean ?

Kalau kita lagi jalan terus nemu batu mungkin kita sih cuek ajaa, toh kita juga ga berasa terganggu dengan adanya batu itu.
Gak lama kemudian ternyata batu yang kita lewatin tadi tiba-tiba berubah jadi duit 100ribu .. WAW ! *ngibul ..

sebenernya kenapa yaa timbul kata SEPELE /REMEH ?
dan biasanya kata sepele itu selalu menjadi kontra dari hal-hal yg menimbulkan kebahagiaan/kesenangan.. atau bahkan diaanggap menjadi penyebab timbulnya penyesalan ..
“nyepelein banget sii lo, jadi rasain sendiri deh”
“kenapa sii slalu menyepelekan hal kecil ?”
“eh, plis yaa, ga usah nyesel itu karena lu terlalu nyepelein tugas akuntansi, gua kan udah ngasih tau lu dari jauh-jauh hari”
“ah, sepele !”
“oke, nanti aja deh, gampang kok !”

yaa ungkapan diatas cuma contoh-contoh kecil aja yg biasa kita ucapkan kalau “Menyepelekan sesuatu”.
Si sepele ini ternyata sering banget timbul dalam sifat saya dalam memandang suatu hal yang padahal bernilai guna banget bagi saya sendiri tentunya. Entah apa yang membuat dia begitu senang menghantui saya jika dihadapkan pada sebuah tanggung jawab dan memang itu seharusnya yang saya kerjakan.

Tapi okelah, saya juga ga nyalahin si sepele ini untuk sering-sering mampir di pikiran saya. Saya cukup sadar untuk memperlakukan ‘tamu’ saya ini dengan sewaras-nya. mungkin saya dapat berbagi sedikit cerita yang semoga dapat membuka pemahaman baru mengenai makna SEPELE.

Pada saat ada tugas akuntansi, seperti biasa saya kurang perduli untuk mengerjakan tugas itu dirumah atau minimal dengan usaha saya sendiri. Setiap datang ke kampus dan melihat sekumpulan anak d3 akuntansi ang.2008 berkumpul di bangku FE, sudah bisa saya pastikan bahwa mereka sedang sibuk mencatat tulisan yang sama persis dari satu kertas ke kertas mereka masing-masing. Oke! DILARANG KERAS MENYEBUT KATA NYONTEK .. *capslocknya mati mba
Cuma biasanya saya selalu yang belakangan memindahkan catatan-catatan itu ke kertas milik saya untuk mengamankan diri saya seperti yang lainnya. Biasanya saya memilih untuk menggampangkan tugas itu dan berlalu sampai lupa untuk benar-benar ikutan membuat saya aman seperti yang lain. Saya lebih memilih untuk mengerjakan hal-hal lain yang saya suka, mulai dari jajan di warung Tuti sambil sibuk milih gorengan atau saya nyari tempat asik untuk berinternetan ria.

Menurut saya, lebih baik mengerjakan hal-hal yang dapat membuat kita rileks, di banding memaksakan diri untuk selalu ‘cari aman’ dengan cara-cara klasik. *sampe sekarang saya masih suka nyontek ko..
Cerita di atas cuma bagaimana cara saya menghibur diri ketika memang merasa saya sungguh keterlaluan untuk menyepelekan sesuatu. Tapi selagi semuanya dapat di tangani dengan baik dan lancar-lancar aja, itu semua karena doa semata .. doa seperti apa yang dapat dikabulkan ?!
………………………………….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s