TENG!

Jam kantor selesai, tepat setengah enam sore. Biasanya, burung pelatuk yang ngangguk-ngangguk keluar masuk.
Tapii..tapii .. denger suara dari dalem kantor, kayanya hujan deres banget. Angin kenceng juga sepertinya. Well well well well well well well well.. Bablas bibirnee.. *suspect*
Yaudah, bercyber seks aja Lah… eh, yaampun bukan cyber seks !
Maksudnya bermain-main dengan cyber. Mulai dari chatting di yahoo sama kak Nia atau ubrak-abrik google aja sampe tepoos, terserah tepos yang mananya aja.
Gua sih sebenernya seneng sama suasana kalau lagi hujan, teduh dan rileks aja kayaknya. Cuma sayangnya kalau di dalem ruangan kan sama aja. Kurang, aaahh….
Yang keliatan dari tempat gua duduk cuma daun-daun dipohon yang goyang-goyang. Itu juga keliatan sesipit mata memandang. SERU!
Well well well well, hujan sudah mulai reda, bersiap mengucapkan sampai jumpa dengan cyber dan cekout soon. Pyuuuut. * komputermati- bacasweet*
*Sampe di stasiun Jatinegara, buru-buru ngorek tisu dari dalem tas. Ada dua lembar..pas deh.
Naik commuter itu emang unpredictable. Apalagi buat gua yang new user. Asal sampe dulu aja di stasiun, urusan datang jam berapa itu keretanya, nanti.
Sementara menunggu ada announce yang bunyinya “jalur lima , jalur lima”, Gua berdiri. Memandang lurus-kosong. Menunduk-khidmat, melangkah mundur. Entah kenapa, gerakan pertama moon walk yang akan gua lakukan tertahan.
Well well well well..
itu karena pembicaraan antara ibu dan anak yang jongkok tepat di clear area tempat gua akan melakukan moon walk.
Anak laki-laki, dapet telepon! Maka dari itu, pertama-tama gua ngeliat dia ngeluarin plastik dari dalem tas ibunya. Isi plastiknya itu ada kaset dan handphonenya itu. Eh, nanti dulu deh. Sebenernya gua bingung nih, yang jongkok di clear area gua ini ibu anak atau nenek cucu. Sang lalaki nampak seperti irwansyah dan sang parampuan nampak seperti Laila Sari. Cuma terlihat cukup akur, mungkin pasangan.
Engak-enggak, dilihat dari jongkoknya, mereke ini sepertinya teman nongkrong.
Oke, well well well. Gak Cuma clear area gua aja yang mereka curi, sepasang teman nongkrong ini juga mencuri perhatian para kru-kru yang harusnya menata aksi panggung moon walk gua dengan aksi jongkok mereka.
Tidak terdengar jelas perbincangan apa yang terjadi antara lalaki dengan pasangan di teleponnya. Saat, menutup telepon, sang parampuan yang nampak seperti laila sari, berkata “kalau mau makan enak ya mesti mantep.. yaa paling makan seenak-enaknya kopi..”. Great overheard!
Eh, tapi serius deh ini. Mereka itu kaya beneran di panggung. Enggak ada dari gerakan mereka yang terlihat di buat-buat. Padahal ada beberapa orang di tempat gua nunggu kereta itu termasuk gua sendiri dapet hiburan gratis gara-gara ngliatin mereka yang jongkok sambil ngobrol dan ketawa santai. Dan mereka ga ngerasa risih karena di perhatiin. Atau, memang begitu biasanya.
>> Continue

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s