I Love Mama

Sepatu yang gua temukan dirumah, tadinya gua pikir itu sepatu buluk anak orang. Ternyata malemnya nyokap bilang, “Dea ini kan sepatu Dea. Mamah beli waktu itu 2.500. Ada juga yang harganya 7.500.” Sedikit terharu sih gua dengernya.. Soalnya Nyokap gua bilang itu sepatu waktu gua masih berumur 4/5 bulan. Yang artinya sepatu itu masih ada setelah 20 Tahun 8 bulan. Wow! Tapi agak kesel juga kenapa cuma di beliin yang 2.500 perak.

Tapi pilihan gua untuk sedikit terharu emang bener. Kejadian nyokap cerita ke gua tentang sepatu buluk bau tai tikus itu pas siangnya. Malemnya, kakak gua ngomong. “Mamah juga bilang ini sepatu waktu Mba Sari kecil. Ga usah ketipu sama Mamah, nanti ada Anis, dia pasti bilang sepatu Anis kecil, ada Kaceng, bilang sepatu Kaceng waktu kecil”

Gua agak ga percaya sama kakak gua, terus gua langsung tanya ke nyokap. “Mah, jadinya ini sepatu Dea atau Mba Sari ?”
Nyokap gua ga bilang apa-apa, dia cuma ketawa-ketawa mesem dengan muka minta di lempar lemper.
Tapi, itu lah Ameijing nya nyokap gua. Menurut gua, nyokap gua ini emang ga pantes untuk dapet sosok seorang Ibu, melainkan sebagai seorang Sahabat untuk semua anak-anaknya.
We Love you, Mom !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s