Cantengan

Ketulusan itu seakan Bercahaya.
Entah kenapa, kita sering berucap: ‘jika melakukan sesuatu harus Tulus dan Ikhlas’. Sepertinya, Tulus dan Ikhlas lebih dari sekedar ucapan. Tapi, kita tetap harus berterima kasih kepada siapapun yg telah mengingatkan untuk berbuat Tulus dan Ikhlas.

Oke, bicara tentang Makna pun akan sangat complicated. Karena Makna itu bersifat Arbitrase atau seenaknya. Jadi, wajar manusia memiliki pemaknaannya masing-masing untuk segala hal.

Minggu awal di bulan Mei, aku sangat uring-uringan soal patas yg tidak menentu lagi waktu datangnya. Aku sangat tidak tertarik untuk naik kereta, tapi itu alternatif terbaik untuk sampai di kantor dengan tidak ada kata Telat.

Jalur kereta memberikan kisah baru dalam pagi ku. Ini bukan hal baru bagiku, bukan juga diriku yg mengalami perubahan. Semua ini pengulangan dari kisah ku yang pernah aku alami di waktu yang berbeda. Aku adalah dulu.

-Salam Cinta dan Kehangatan Bumi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s