Enjoy Commuter

Rutinitas pagi ku menuju kantor adalah dengan semangat menggunakan moda transportasi umum, yaitu Commuterline. Tranportasi publik yang satu ini, menurutku agak tidak bisa diremehkan. Jelas saja ! mana mau mereka menunggu kita, para penumpangnya dan ga pernah ngetem juga. Ah, sudahlah memang begitulah Commuterline.

Aku berusaha untuk dapat menahan diri agar tidak banyak mengeluh ketika aku memasuki sebuah dimensi di dalam gerbong besi yang bergerak menggunakan sinyal itu. Mereka tidak setenang ketika mereka akan berhenti di sebuah stasiun. Saat pintu mereka terbuka, seakan sebuah toleransi dan saling berbagi sangat mahal dan hanya boleh di miliki mereka yang sudah duluan ada di dalam gerbong. Dan kalian tau, bagaimana suasana di dalam ? Aku harus jujur, wanita terkadang memang sangat egois dan tidak selembut seperti yang melekat pada gambaran seorang wanita. Kita harus mengakui itu.

Mereka yang memutuskan untuk menggunakan transportasi publik, terutama commuterline sebaiknya juga dapat memahami kondisi yang mengharuskan kita untuk menahan diri dan saling berbagi dengan penumpang lainnya. Bukan kah memang akan kebih damai jika kita dapat saling berbagi dan memberikan senyum ..

Smile cost Nothing, Yes :))

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s