Q#1 : Kenapa kita menangis

Why we cry, how we know we aren’t dreaming right now, where the universe ends, what books are for, and more answers to deceptively simple yet profound questions.

brainpickings

brainpickings.org

Sangat normal kenapa kita menangis disaat kita merasa sedih. Sampai menginjak usia ke 20 para anak-anak lelaki juga menangis sama seringnya dengan anak perempuan. Namun, ketika mereka memikirkan hal itu, rasanya sedikit aneh memang bahwa ada air asin yang jatuh dari sudut mata mereka hanya karena mereka merasa sedih.

Seorang perofesor sering mengatakan kepada orang-orang bahwa dibalik wajah kita yang so cool (maybe), menangis sejadi-jadinya dapat membuat kita merasa lebih baik. Lalu dia membuat sebuah percobaan dimana para partisipannya diharuskan bernafas diatas blender penuh bawang yang sudah dicincang halus. Tidak mengejutkan memang, kalau para partisipan ini mengeluarkan air mata. Dia lalu mengumpulkan air mata partisapannya dan menaruhnya di mesin pendingin.

Setelah itu, dia melakukan percobaan kedua, yaitu meminta partisipan untuk duduk didepan layar untuk menyaksikan sebuah film yang sangat menyedihkan, menggunakan kacamata khusus dimana kacamata tersebut memiliki ember kecil yang dapat menampung tumpahan air mata mereka jika mereka berteriak atau merasa sedih.

Dan yap, orang-orang tersebut menangis, namun kacamata khusus yang memiliki ember kecil tadi tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga akhirnya ia mengumpulkan air mata mereka dalam tabung reaksi kecil sebagai gantinya.

Profesor tersebut menemukan bahwa air mata orang-orang yang menangis ketika mereka merasakan marah atau emosi terkandung zat tambahan, yang tidak terdapat dalam air mata yang disebabkan karena bawang. Jadi, ia berpikir mungkin kita akan merasa lebih baik karena kita menyingkirkan zat ini dengan menangis dan bahwa ini adalah memang tujuan kita menangis.

Tapi tidak semua orang setuju dengan hal tersebut. Banyak psikolog berpikir bahwa alasan kita menangis adalah untuk membiarkan orang lain tau bahwa kita membutuhkan simpati mereka atau butuh semacam bantuan. Jadi, dengan menangis asalkan kita sungguh-sungguh dapat membawa kenyamanan karena orang lain akan baik kepada kita.

Menangis saat kita dalam perasaan bahagia menjadi sebuah misteri kecil, namun tidak semua emosi yang kuat memiliki persamaan, entah itu hal sedih atau bahagia sehingga mereka akan memicu beberapa proses yang sama dalah tubuh.

For Little kids’ questions about how life works via Ms.Popova

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s